Kuliah Kerja Lapangan ke Thailand
Hello guys, perkenalkan nama Ariesta Pradasari Wardhana. Panggil saja Rista
Kali ini aku akan menceritakan pengalaman pribadiku ke Thailand. Program di kampus mewajibkan kepada mahasiswa nya untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Lapangan. Alasan aku untuk pergi ke Thailand yaitu untuk melihat kebudayaannya, keindahan alamnya, dan yang terpenting yaitu sistem pendidikannya
Dan aku akan menceritakan kegiatan hari pertama ku...
Wat Pho
Wat Phra Chettuphon Wimon Mangkhlaram Ratchaworamahawihan, atau yang lebih dikenal dengan Wat Pho. Tempat yang memancarkan ketenagan dibalut dengan segala keajaiban Negeri Gajah Putih ini. Disini terdapat patung Buddha sedang berbaring, patung emas raksasa setinggi 15 meter dan panjang 46 meter dengan menah berbaring di kuil Wat Pho.
Banyak orang meneyebutnya Sleeping Buddha, karena patungnya yang unik, biasanya Buddha digambarkan dengan duduk bersila, namun di Sleeping Budha Wat Pho Bangkok patung ini berbaring ke arah samping dengan menopangkan tangan tangan kanan di kepalanya, bertumpu pada dua bantal emas yang bertahtahkan mosaik kaca. Telapak kaki Buddha setinggi 3 m dan panjangnya 4.5 m, dan dilapisi dengan besi yang berkilauan.
Selain itu ada 108 patung Buddha yang disusun menampilkan simbol keberuntungan seperti bunga, penari, gajah putih, harimau, dan perlengkapan altar. Untuk wisatawan besembahyang. Di tengah setiap kaki Buddha ada lingkaran yang mewakili chakra atau titik energi. Ada 108 mangkuk perunggu di koridor yang mewakili 108 karakter mulia Buddha. Pengunjung bisa menjatuhkan koin dalam mangkuk ini karena diyakini membawa keberuntungan, dan ini juga membantu para biarawan untuk mempertahankan kuil Wat Pho.

Wat Pho adalah salah satu kuil tertua di yang ada di Bangkok. Kuil ini sudah ada sebelum Bangkok didirikan sebagai ibukota oleh Raja Rama I. Pada awalnya bernama Wat Photaram atau Podharam, lalu nama Wat Pho diberikan karena nama tersebut merujuk pada biara dari pohon Bodhi di Bodh Gaya, India, dimana Buddha diyakini telah mencapai pencerahannya. Sleeping Buddha Wat Pho Bangkok sudah mejadi wisata tujuan utama oleh para turis karena keunikan dan kemegahannya.
daaan akhirnya aku berfoto di Wat Aruun...
Arsitekturnya memang bener-bener bagus
Wat Arun
Bertolak dari Wat Pho,
aku mengunjungi Wat Arun di seberang sungai Chao Phraya. Dari pintu masuk Wat
Pho, kita tinggal berjalan kaki menuju dermaga Tha Tien untuk menyeberang
dengan kapal penumpang dan cukup dengan membayar 4 Baht/orang sekali jalan.
Wat Arun memiliki nama
resmi Wat Arunratchawararam Ratchaworamahavihar, merupakan salah satu kuil
Buddha yang terkenal dengan nama Temple of Dawn/Candi Fajar. Meski namanya
Candi Fajar, pemandangan paling indah adalah pada saat langit senja menjadi
latar ketika seluruh dinding candi dihiasi lampu-lampu.
Berbeda dengan Wat Pho,
Wat Arun didominasi dengan mosaic berwarna putih. Kuil ini bisa dinaiki
hingga ke puncak sehingga kita bisa melihat liukan sungai Chao Phraya. Namun di
luar kompleks Wat Arun, ada taman yang indah dengan patung raksasa Thailand
yang bisa kita nikmati secara gratis. Lumayan kan buat yang hobi foto-foto.
Berikut beberapa tips
kalau kalian ingin berkunjung kesini
Pakaian yang Sopan
Jelas dong, namanya
juga berkunjung ke tempat ibadah. Panjang pakaian yang disarankan adalah
minimal selutut dan tidak berlengan buntung. Kalau tidak, kita akan disuruh
mengenakan penutup kayak di Pura Uluwatu gitu deh. Tapi bedanya, kita harus
menyewa kain penutupnya. Selain itu, saat memasuki beberapa spotyang
memang diperuntukkan untuk ibadah, kita wajib membuka alas kaki dan penutup
kepala.
Datang Lebih Awal
Mengapa? Karena lokasinya
berdekatan dengan kompleks Grand Palace yang selalu ramai dengan wisatawan,
sehingga akses ke sini pasti macet sekali.
Apalagi tidak
terjangkau angkutan massal seperti BTS/MRT. Karena itu agak susah mencari taksi
/ Tuktuk yang mau menyalakan argonya (disana tarif argo lebih murah daripada
borongan). Selain itu kalau kita sampai di sana lebih awal, belum terlalu
banyak turis. Jadi lebih leluasa untuk melihat-lihat dan foto-foto!





Komentar
Posting Komentar